Berdo'a


Dijelaskan dalam sebuah ayat tentang pentingnya ibadah,

“Katakanlah (kepada orang-orang musyrik), ‘Tuhanku tidak mengindahkan kamu, melainkan kalau ada ibadahmu....’” (al-Furqaan: 77)

Berdo’a merupakan cara berdialog dengan Allah; juga merupakan ciri utama yang membezakan orang yang beriman dari orang musyrik. Berdo’a bisa dijadikan sebagai alat ukur keimanan seseorang kepada Tuhannya.

Kematian Itu Dekat


Pada dasarnya, kaum yang mementingkan duniawi adalah bodoh, dan pendek fikirannya. Hidup mereka tidak berdasarkan logik, tetapi mereka hidup dengan kesesatan dan keyakinan yang salah serta mengikuti sangkaan yang berakhir dengan kekeliruan. Salah satu kekeliruan ini adalah keyakinan mereka tentang kematian. 

Mereka percaya bahwa kematian adalah sesuatu yang tidak perlu difikirkan.Sebenarnya, yang mereka lakukan adalah lari dari kenyataan dengan cara mengabaikan kematian. Tanpa memikirkannya, mereka percaya bahwa mereka dapat menghindari peristiwa itu.

Usirlah Kekosongan Dengan Kesibukan


Orang-orang yang banyak menganggur dalam hidup ini, biasanya akan menjadi bahan gossip dan desas-desus yang tidak bermanfaat. Ini kerana akal fikiran mereka selalu melayang-layang tidak tahu arah. dan….

…mereka suka tinggal bersama-sama orang-orang yang ditinggalkan 
(kerana uzur)…(At-Taubah: 87)

Mencontohi Salafussoleh



Dapatkan sejarah peninggalan mereka yang bertambah takut dengan ilmu, bertambah celik dengan amalan dan bertambah kenal dengan akal.